Kabar kepindahan penyanyi Ayu Ting Ting dari kediamannya di Depok ke Jakarta belakangan ini menjadi sorotan publik. Keputusan tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat, terutama warga Depok yang telah mengenal sosoknya sejak lama. Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, Ayu akhirnya memberikan klarifikasi resmi melalui kanal YouTube miliknya, Qiss You TV.
Ayu mengakui bahwa dirinya menyadari banyaknya konten video dan komentar netizen yang menyoroti langkahnya pindah rumah. Ia pun menegaskan bahwa timnya sempat memberikan respons langsung terhadap beberapa unggahan tersebut. Meski demikian, ia berharap masyarakat tidak terlalu membesar-besarkan isu ini karena menurutnya masih banyak hal lain yang lebih penting untuk diperhatikan.
“Jadi banyak banget orang-orang yang bikin video, dan ada juga beberapa yang emang kita komen langsung ya,” ujar Ayu Ting Ting dalam video klarifikasinya. Ia menambahkan, “Segitu pentingnyakah berita gua, padahal banyak berita-berita lain di luar sana yang jauh lebih penting.”
Terkait alasan di balik kepindahannya, Ayu menjelaskan bahwa keputusan tersebut murni didasari oleh kebutuhan pribadi dan keluarga. Ia mengungkapkan bahwa rumah di Jakarta sebenarnya sudah dimiliki sejak lama, namun sengaja belum ditempati karena menunggu momen yang tepat.
“Jadi aku tuh pindah pas kemarin Bilqis sebelum sekolah, aku pindah ke Jakarta. Jadi rumah Jakarta itu emang ada udah lama, memang belum sempet ditempatin memang niatnya mau nunggu sampe Bilqis masuk SMP,” jelasnya. Kepindahan tersebut dilakukan setelah putrinya, Bilqis Khumairah Razak, resmi memasuki jenjang pendidikan SMP.
Ayu menegaskan bahwa meskipun kini telah menempati rumah di Jakarta, hal tersebut tidak berarti ia memutuskan hubungan dengan lingkungan asalnya. Depok tetap menjadi bagian penting dari identitasnya dan ia memastikan akan tetap menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar tempat ia tumbuh besar.
Melalui penjelasan ini, Ayu berharap publik dapat memahami bahwa kepindahannya merupakan langkah logistik keluarga yang wajar dan bukan merupakan upaya untuk mencari perhatian atau sekadar mengikuti tren viral di dunia maya.