Bhayangkara Offroad Merdeka 2026: Ajang Pacu Adrenalin dan Wisata

Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka 2026 melintasi jalur menantang di Sulawesi Selatan dengan kendaraan 4x4.
Sumber gambar: SATU INDONESIA.

Ajang Bhayangkara Offroad Merdeka 2026 resmi digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan otomotif berskala besar ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pencinta kendaraan 4x4 untuk menyalurkan hobi, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen strategis dalam mempromosikan potensi pariwisata di Sulawesi Selatan.

Sebanyak 500 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam perhelatan ini. Rute yang disiapkan melintasi medan menantang, dimulai dari titik kumpul di SPN Polda Sulsel, Kota Makassar, kemudian menyusuri jalur di Kabupaten Barru sebagai lokasi perkemahan utama, berlanjut melintasi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), dan berakhir di Kota Parepare.

Dari Kabupaten Sidrap sendiri, sebanyak 28 peserta telah diberangkatkan secara resmi oleh Kapolres Sidrap, AKBP Indra Waspada Yuda, di halaman Mapolres Sidrap, Jalan Bau Massepe, Kecamatan Maritengngae, pada Kamis (27/8/2026). Kehadiran rombongan ini menambah kemeriahan ajang yang juga dikenal sebagai Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V tersebut.

Kehadiran kendaraan klasik dalam kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Salah satu yang mencuri perhatian di lintasan adalah Toyota Land Cruiser Seri 40 atau FJ40. Meski tergolong kendaraan tua, ketangguhan mobil yang akrab disapa Hardtop ini terbukti masih sangat mumpuni untuk melibas medan berat, sekaligus memberikan nilai historis yang kuat dalam komunitas off-road.

Pemerintah daerah setempat, termasuk Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, berharap ajang ini mampu memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang signifikan. Dengan mempertemukan ratusan komunitas otomotif, Bhayangkara Offroad Merdeka 2026 diharapkan dapat memperkenalkan keindahan alam serta potensi wisata lokal ke cakupan yang lebih luas kepada para peserta dari berbagai wilayah.

Dukungan terhadap ajang ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pemerintah provinsi, yang memandang kegiatan otomotif sebagai momentum tepat untuk menggerakkan sektor pariwisata pasca-peringatan kemerdekaan. Hingga saat ini, para peserta terus menempuh rute yang telah ditentukan dengan pengawasan ketat dari panitia untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama perjalanan.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News