BPD se-Indonesia Kumpul di Bengkulu, Ekonomi Lokal Menggeliat

Para delegasi Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia menghadiri rangkaian acara di Bengkulu.
Sumber gambar: SATU INDONESIA.

Kota Bengkulu menjadi pusat perhatian sektor perbankan nasional pekan ini. Sebanyak hampir 160 delegasi serta direktur utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul di Bumi Rafflesia untuk mengikuti rangkaian Undian Nasional Tabungan Simpeda Batch Kedua Tahun 2026.

Kehadiran para delegasi ini memberikan dampak positif langsung bagi perekonomian lokal. Sejak kedatangan para peserta, sektor perhotelan, jasa penyewaan kendaraan, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bengkulu mulai merasakan peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan.

Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengungkapkan bahwa antusiasme delegasi kali ini tergolong sangat tinggi dibandingkan kegiatan serupa sebelumnya. Jumlah peserta yang hadir bahkan melampaui angka delegasi pada acara serupa di Solo yang hanya tercatat sekitar 87 hingga 90 orang.

"Antusiasmenya cukup tinggi, karena banyak delegasi yang memang belum pernah datang ke Bengkulu," ujar Iswahyudi, Kamis (20/8/2026).

Momentum ini dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi wisata serta keunggulan daerah kepada para pemangku kepentingan perbankan dari berbagai provinsi. Dalam kesempatan terpisah, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat membuka Seminar Nasional BPD se-Indonesia di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (21/8/2026), menekankan pentingnya peran BPD di era digital. Ia mendorong agar BPD tidak hanya terpaku pada fungsi perbankan konvensional, tetapi mampu bertransformasi menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Menurut Mian, pesatnya perkembangan teknologi menuntut industri perbankan untuk lebih inovatif dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

"Perkembangan teknologi digital sangat pesat. BPD dituntut harus bertransformasi sebagai bank yang profesional dan inovatif," tegasnya.

Wagub Bengkulu tersebut menambahkan bahwa transformasi digital yang dilakukan BPD harus memberikan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia mendorong penguatan inovasi layanan serta percepatan adaptasi teknologi agar BPD tetap relevan dan mampu bersaing dalam ekosistem ekonomi digital yang terus berubah.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News