Awal perjalanan Roberto De Zerbi bersama Tottenham Hotspur di Premier League musim 2026/2027 tidak berjalan sesuai harapan. Dalam laga pembuka yang berlangsung di Gtech Community Stadium, London, pada 22 Agustus 2026, Tottenham menelan kekalahan telak 0-3 atas tuan rumah Brentford.
Hasil ini menjadi catatan buruk bagi De Zerbi yang baru saja mengambil alih kursi manajerial setelah masa jabatan Ange Postecoglou berakhir. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi ujian nyata bagi strategi baru yang coba diterapkan oleh pelatih asal Italia itu di awal musim kompetisi.
Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Brentford tampil dominan dan agresif. Kemenangan ini mempertegas tren positif The Bees yang sebelumnya menutup masa pramusim dengan kemenangan meyakinkan 7-0 atas Eintracht Frankfurt. Di bawah arahan pelatih Keith Andrews, Brentford menunjukkan ketajaman lini depan yang mampu mengeksploitasi celah pertahanan lawan.
Sebaliknya, Tottenham Hotspur yang telah melakukan perombakan besar-besaran dengan investasi transfer mencapai 267 juta euro atau sekitar Rp5,52 triliun, justru gagal menunjukkan performa terbaiknya. Meski telah mendatangkan pemain seperti Sandro Tonali untuk memperkuat kedalaman skuad, tim tamu tampak kesulitan membongkar pertahanan Brentford yang bermain sangat disiplin.
Pasca pertandingan, performa buruk para pemain Tottenham menjadi sorotan tajam. Roberto De Zerbi dilaporkan sangat kecewa dengan mental bertarung anak asuhnya di lapangan. Ia secara terbuka melontarkan kritik keras terhadap sikap para pemain yang dianggap tidak mampu mengimbangi intensitas permainan tuan rumah.
Kekalahan ini menempatkan Tottenham dalam situasi yang menantang di awal musim. Sementara bagi Brentford, kemenangan 3-0 ini menjadi modal berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri tim dalam mengarungi kompetisi Premier League musim ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen klub belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut terkait langkah evaluasi yang akan diambil menyusul hasil minor di laga perdana tersebut.