Kompetisi La Liga musim 2026-27 resmi dibuka dengan pertandingan antara Sevilla dan Rayo Vallecano yang berakhir imbang. Duel yang berlangsung di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán pada Sabtu, 15 Agustus 2026, tersebut menandai langkah awal kedua tim di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Memasuki musim baru, kedua tim melakukan perombakan signifikan. Sevilla, di bawah arahan pelatih Luis García Plaza, menampilkan wajah-wajah baru dalam susunan pemainnya. Odysseas Vlachodimos dipercaya mengawal gawang Sevilla, didukung oleh kuartet pertahanan Juan Iglesias, Arouna Sangante, Kike Salas, dan Gabriel Suazo. Lini tengah Sevilla diisi oleh Lucién Agoumé, Nico Guillén, Miguel Sierra, Guridi, dan Oso, sementara Isaac Romero memimpin lini depan.
Di sisi lain, Rayo Vallecano memulai era baru di bawah asuhan pelatih Beñat San José. Skuad Rayo Vallecano dalam laga ini menurunkan Batalla sebagai penjaga gawang, dengan Ratiu, Lejeune, Pathe Ciss, dan Balliu di lini belakang. Sektor tengah dipercayakan kepada Valentín dan Unai López, sedangkan lini serang diisi oleh De Frutos, Isi, Álvaro, dan Nteka.
Sebelum pertandingan dimulai, Luis García Plaza menegaskan komitmennya terhadap proyek jangka panjang di Sevilla. Ia menyatakan dedikasinya untuk terus membangun tim dengan penuh kesungguhan. Yo trabajo como si fuera a estar toda la vida, ungkap Luis García Plaza mengenai masa depannya di klub.
Hasil imbang ini memberikan satu poin bagi masing-masing tim di klasemen sementara pekan pertama La Liga. Pertandingan ini menjadi evaluasi krusial bagi kedua pelatih untuk membenahi performa tim sebelum menghadapi laga-laga berikutnya di musim 2026-27.
Mengutip SATU INDONESIA, “Yo trabajo como si fuera a estar toda la vida”