Fenerbahçe Unggul 3-1 atas Konyaspor di Babak Pertama

Aksi pemain Fenerbahçe dalam pertandingan melawan Konyaspor di Stadion Chobani, Kadıköy.
Sumber gambar: SATU INDONESIA.

Fenerbahçe tampil dominan dan berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1 atas Konyaspor dalam laga pekan kedua Süper Lig yang berlangsung di Chobani Stadı, Kadıköy. Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal untuk meraih poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri.

Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi skuad asuhan İsmail Kartal untuk bangkit setelah mengawali musim dengan hasil yang kurang memuaskan, termasuk kekalahan pada pekan pembuka dan hasil imbang di kualifikasi Liga Champions. Menjelang laga, pelatih İsmail Kartal menegaskan pentingnya mentalitas tim. “Bagi kami setiap pertandingan adalah final. Pertandingan ini juga demikian.”

Fenerbahçe membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui skema bola mati. Umpan Marco Asensio berhasil disambut sundulan Archie Brown, sebelum akhirnya disambar oleh Vedat Muriqi untuk membobol gawang Konyaspor. Gol ini menjadi catatan spesial bagi Muriqi yang kembali mencetak gol untuk Fenerbahçe setelah enam tahun.

Konyaspor sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 tiga menit kemudian melalui Ebrima Colley yang memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan tuan rumah. Namun, Fenerbahçe kembali memimpin pada menit ke-20 lewat eksekusi penalti Mason Greenwood setelah wasit Atilla Karaoğlan meninjau pelanggaran handball melalui VAR.

Keunggulan tuan rumah bertambah menjadi 3-1 pada menit ke-33. Kerja sama apik di lini depan diakhiri dengan umpan mendatar Mason Greenwood yang diselesaikan dengan sepakan keras Marco Asensio ke sudut jauh gawang. Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.

Sebelum pertandingan, susunan pemain Fenerbahçe menjadi sorotan karena absennya beberapa pilar seperti Jayden Oosterwolde, Mert Günok, dan Çağlar Söyüncü akibat cedera. Selain itu, Anderson Talisca tidak masuk dalam daftar pemain. İsmail Kartal menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal padat.

“Talisca tidak masuk skuad karena aturan pemain asing dan beban kerja yang berat sejak awal musim. Kami tidak memasukkannya dengan memikirkan laga melawan Lyon. Kami memutuskan untuk mengistirahatkannya,” ujar İsmail Kartal.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News