Pengurus Pusat (PP) Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) resmi menyelenggarakan rangkaian Seminar Nasional ISEI 2026 dan Sidang Pleno ISEI XXV. Acara strategis ini dipusatkan di IPB International Convention Center, Botani Square, Kota Bogor, dan berlangsung selama tiga hari mulai 26 hingga 28 Agustus 2026.
Pertemuan ini menjadi forum krusial yang mempertemukan para akademisi, pelaku usaha, serta pemerintah. Tujuan utamanya adalah mendiskusikan arah kebijakan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah, guna menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis.
Sekretaris Umum ISEI sekaligus Ketua Panitia Pengarah, Solikin M. Juhro, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah diseminasi gagasan. Harapannya, forum ini mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang konkret bagi perekonomian Indonesia.
“Seminar Nasional ISEI 2026 dan Sidang Pleno ISEI XXV tahun ini mengangkat tema Penguatan Sinergi Pemerintah, Pelaku Usaha, dan Akademisi dalam Mendorong Stabilitas Ekonomi Dinamis, Hilirisasi-Industrialisasi, serta Ekonomi Kerakyatan Menuju Indonesia Maju,” ujar Solikin M. Juhro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/8/2026).
Rangkaian agenda telah dimulai dengan sesi Pra Pleno yang diisi oleh Sarasehan Ketua Cabang ISEI se-Indonesia. Sesi tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua Umum PP ISEI, Anggito Abimanyu. Forum ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi ISEI dalam merumuskan kebijakan strategis sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional.
Selain membahas isu-isu ekonomi terkini, acara ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi dinilai sebagai kunci utama dalam mendorong hilirisasi industri serta memperkuat ekonomi kerakyatan. Hingga saat ini, rangkaian kegiatan masih berlangsung dengan fokus pada perumusan rekomendasi strategis untuk masa depan ekonomi Indonesia.