Kabar Gembira, Insentif Guru Ngaji di Kabupaten Bogor Naik

Guru ngaji sedang memberikan pendidikan keagamaan kepada anak-anak di Kabupaten Bogor.
Sumber gambar: Bogorian.

Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi mengumumkan kenaikan nilai insentif bagi guru pendidikan keagamaan Islam non-PNS. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi 8.400 guru ngaji yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina masyarakat.

Berdasarkan rencana yang telah disusun, besaran insentif akan mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp700 ribu menjadi Rp1,2 juta per orang per tahun. Peningkatan kesejahteraan bagi para pengajar keagamaan ini dijadwalkan akan diakomodasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyatakan bahwa kebijakan peningkatan insentif ini merupakan salah satu program prioritas Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Langkah tersebut diambil sebagai wujud dukungan nyata pemerintah daerah terhadap peran vital guru ngaji dalam memberikan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

Terkait teknis penyaluran dana tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi data penerima dengan Kementerian Agama Kabupaten Bogor. "Guru ngaji yang dikoordinasikan oleh Kemenag Kabupaten Bogor yang jumlahnya ada 8.400 orang dan teknis pembagiannya dalam bentuk hibah," ujarnya.

Kebijakan ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai kalangan. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Abdul Somad, menilai langkah pemerintah daerah sangat berarti bagi para pengajar di pelosok yang selama ini mengabdi dengan kondisi ekonomi sederhana. "Ini sangat membantu para guru-guru ngaji di pelosok dalam memenuhi kebutuhannya," kata Abdul Somad saat ditemui di Cibinong, Minggu (23/8).

Senada dengan hal tersebut, ulama Kabupaten Bogor, Heri Alkhusaeri, mengapresiasi kebijakan ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi guru ngaji dalam membina masyarakat. "Alhamdulillah, semoga Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Pak Rudy Susmanto selalu diberikan keberkahan," ungkapnya.

Dengan total 8.400 penerima yang telah terdata, Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp10,08 miliar untuk program insentif tersebut. Pemerintah daerah berharap dukungan ini dapat terus memotivasi para guru ngaji dalam menjalankan tugas pengabdiannya di tengah masyarakat.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News