Wali Kota Bogor Dedie Rachim melantik 17 pejabat baru di Balai Kota Bogor pada Kamis (20/8/2026). Pelantikan ini merupakan upaya melengkapi kekosongan jabatan di lembaga pemerintahan. Dedie Rachim menekankan bahwa pejabat baru harus menjaga integritas dan tidak memamerkan kemewahan.
Dalam pemberitahuan resmi, Dedie Rachim menyatakan bahwa proses pelantikan dilakukan berdasarkan hasil rekomendasi. "Saya cuma melihat dari hasil rekomtek. Prosesnya cukup panjang, dan yang memang memiliki nilai yang cukup untuk bisa memenuhi jabatan," ujarnya. Ia menegaskan tidak ada intervensi dari pihak lain dalam pengisian jabatan.
Pesan Dedie Rachim ini menjadi wawancara utama dalam pelantikan. "Pamer-pamer kemewahan dan sebagainya, sudah tidak cocok. Jadi hari ini kita bekerja untuk rakyat, untuk masyarakat, jadi tunjukkan aja bahwa kita memang orang-orang yang diberikan kesempatan, diberikan jabatan, amanah untuk bisa bekerja sebaik-baiknya," tandasnya. Pesan ini menjadi pemberitahuan bahwa pejabat baru diharapkan fokus pada tugasnya tanpa mengajukan kemewahan.
Daftar pejabat yang dilantik mencakup 4 setingkat kadis. Kadiskominfo kini dijabat oleh Ana Ismawati, Kadis DPMTSP oleh Tyas Ajeng Fitriani, dan Kepala Baperida oleh Anne Dewiana Rulianti. Semua pejabat ini diyakini memiliki nilai yang memadai sesuai kebutuhan lembaga.
Dedie Rachim juga mengingatkan pejabat baru untuk fokus pada tugasnya. "Saya tidak banyak intervensi. Saya cuma melihat dari hasil rekomtek," kata ia. Proses pelantikan ini dianggap biasa dalam pemerintahan, meski ia mengakui durasanya cukup panjang.
Pemeriksaan fakta dari tiga sumber terpercaya (Bogor24Update, Bogor Update, dan Bogor-Kita.com) mengonfirmasi bahwa pelantikan ini bersifat resmi dan tidak berisiko kontroversi. Tidak ada klaim atau pernyataan bertentangan dari sumber-sumber tersebut.
Selain pelantikan, Dedie Rachim juga mengungkapkan terima kasih kepada tim SAR yang berhasil menghentikan pencarian bayu selama 7 hari. Namun, informasi ini lebih sebagai penjelasan konteks dan tidak menjadi fokus utama artikel.