Kepolisian Resor (Polres) Bogor kini menempuh langkah strategis dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. Strategi ini diwujudkan melalui pembentukan kemitraan bersama komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bogor.
Kemitraan kolaboratif tersebut dirancang sebagai sistem komunikasi cepat antara pihak kepolisian dengan para pengemudi ojol. Mengingat tingginya mobilitas pengemudi ojol di lapangan, mereka diharapkan dapat berperan sebagai mitra strategis bagi kepolisian dalam memantau situasi serta melaporkan potensi gangguan keamanan secara lebih responsif.
Melalui jalinan komunikasi ini, Polres Bogor berupaya memastikan bahwa setiap informasi mengenai potensi tindak kriminal maupun gangguan ketertiban dapat segera direspons oleh petugas di lapangan. Sinergi ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di berbagai titik keramaian yang tersebar di Kabupaten Bogor.
Keterlibatan komunitas ojol dinilai sangat efektif karena mereka berada di garis depan mobilitas warga, sehingga mampu mendeteksi perubahan situasi lingkungan dengan lebih cepat. Polres Bogor berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. Saat ini, pihak kepolisian terus melakukan koordinasi intensif dengan perwakilan komunitas ojol untuk menyamakan persepsi serta prosedur pelaporan, yang diharapkan dapat menekan angka gangguan Kamtibmas serta meningkatkan kecepatan respons petugas dalam menangani aduan masyarakat.
Mengutip cirebon.tribunnews.com, “Ringkasan Berita: Satlantas Polres Majalengka bergerak membagikan makanan bergizi dan beras gratis kepada para pengemudi ojek online (ojol) Kegiatan sosial itu dilaksanakansetelah menggelar Apel Ojol Kamtibmas Jawara dan Balad M.A.S Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung Kapolres Majalengka, AKBP Muhamad Aldy Sulaiman”