Perjalanan Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami gangguan akibat aksi vandalisme yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab pada Minggu (23/8/2026). Sebuah botol kaca dilemparkan ke arah kereta yang sedang melintas, menyebabkan kaca jendela gerbong pecah.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 04.12 WIB di KM 47+100/200, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor. Botol kaca yang dilempar dari sisi luar jalur mengenai kaca jendela gerbong kelima hingga pecah dan masuk ke dalam rangkaian kereta.
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengecam keras tindakan yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta api tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak KAI Commuter akan menindak tegas pelaku vandalisme sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Tentunya tindakan ini sangat merugikan dan membahayakan tidak hanya perusahaan namun juga pengguna dan berpotensi menganggu operasional perjalanan Commuter Line,” ujar Leza Arlan dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).
Sebagai langkah penanganan cepat, KAI Commuter melakukan pertukaran rangkaian di Stasiun Depok dengan rangkaian pengganti guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna. Petugas WALKA juga segera berkoordinasi dengan petugas PAM Stasiun Cilebut untuk merespons insiden ini.
“Selanjutnya petugas terkait menuju lokasi untuk melakukan penyisiran dan mencari pihak yang melakukan pelemparan,” tambah Leza.
Pihak KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga sarana dan prasarana perkeretaapian demi keselamatan bersama. “Kami juga mengimbau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya tindakan vandalisme pelemparan di sekitar jalur kereta api,” tegasnya.
Beruntung, insiden pelemparan botol kaca ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka di antara para penumpang. Hingga saat ini, petugas terkait masih melakukan pengawasan di lokasi kejadian untuk mencegah terulangnya aksi serupa.