Atalanta vs Hapoel Tel Aviv: Misi Hidup-Mati di Miskolc

Pelatih kepala Atalanta Maurizio Sarri saat mengamati pertandingan dari pinggir lapangan.
Sumber gambar: SATU INDONESIA.

Atalanta akan melakoni laga penentuan kualifikasi Liga Konferensi Eropa melawan Hapoel Tel Aviv di Stadion DVTK, Miskolc, Hungaria, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi pertaruhan hidup-mati bagi klub asal Bergamo tersebut untuk mengamankan tiket ke fase grup kompetisi antarklub Eropa musim ini.

Hasil imbang tanpa gol pada leg pertama di Bergamo menuntut Atalanta untuk tampil tanpa kompromi. Di bawah arahan pelatih kepala Maurizio Sarri, tim asal Italia ini bertekad meraih kemenangan guna menghindari kegagalan lebih awal di pentas internasional.

Persiapan Atalanta terganggu oleh masalah kebugaran pemain. Charles De Ketelaere baru saja pulih dari cedera, sehingga durasi bermainnya harus dibatasi. Mengenai kondisi tersebut, Maurizio Sarri menyatakan, “Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. De Ketelaere baru pulih dari cedera dan keterlibatannya harus dibatasi. Kami belum memutuskan apakah dia akan memulai pertandingan atau masuk sebagai pemain pengganti.”

Selain De Ketelaere, Atalanta dipastikan kehilangan sejumlah pilar akibat cedera, termasuk Thomas Kristensen, Isak Hien, Kamaldeen Sulemana, dan pemain muda Honest Ahanor. Untuk mengatasi krisis kedalaman skuad, Sarri melakukan rotasi dengan mengandalkan Nikola Krstovic, Lazar Samardzic, dan Giacomo Raspadori di barisan awal. Persaingan di lini depan juga melibatkan Gianluca Scamacca yang menunjukkan performa positif dalam latihan.

Terkait filosofi taktik yang diterapkan, Maurizio Sarri menegaskan, “Saya sedang membangun tim yang mengendalikan permainan. Kadang kami berhasil, kadang tidak. Saat kami kehilangan kontrol, segala sesuatu bisa terjadi. Kami akan berusaha menjalankan permainan kami, jika gagal, itu karena mereka.”

Sementara itu, Hapoel Tel Aviv yang ditangani pelatih Elyaniv Barda datang ke Miskolc dengan kepercayaan diri tinggi. Meski memiliki pengalaman internasional lebih sedikit dibandingkan Atalanta, klub asal Israel yang mengandalkan Emmanuel Boateng di lini depan ini telah membuktikan ketangguhannya dengan menembus dua babak kualifikasi sebelumnya.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News