Kemenpar dan Danantara Jalin Sinergi Kembangkan Destinasi Wisata

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani saat penandatanganan kerja sama pengembangan destinasi wisa
Sumber gambar: SATU INDONESIA.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) secara resmi menjalin sinergi strategis dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk mengakselerasi pengembangan destinasi wisata di Indonesia. Langkah kolaboratif ini difokuskan pada penguatan infrastruktur, tata kelola sektor pariwisata, serta penciptaan ekosistem yang lebih produktif guna membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Kesepahaman bersama tersebut ditandatangani oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani di Kantor Danantara, Jakarta, pada Rabu (12/8/2026). Kerja sama ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari pengembangan produk wisata minat khusus, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan pemasaran sektor pariwisata.

Juru Bicara Kemenpar, Imam Priyono, menjelaskan bahwa sinergi ini bertujuan agar arah pengembangan pariwisata nasional dapat terhubung langsung dengan peluang investasi yang tepat. BPI Danantara sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan aset, infrastruktur, dan ekosistem investasi pariwisata di tanah air.

Mengenai teknis pelaksanaan di lapangan, Imam menyatakan bahwa saat ini kedua belah pihak masih melakukan pembahasan lebih lanjut. "Namun seperti apa skema kerjanya, saat ini masih dalam diskusi," ujar Imam.

Ia menambahkan bahwa setiap proyek yang akan dikembangkan nantinya harus melalui proses pemetaan yang mendalam. "Untuk destinasi atau proyek yang menjadi prioritas investasi, proses pemetaan dan pembahasan akan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kesiapan, kelayakan, dan potensi dampak ekonominya," jelasnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan potensi pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Selain fokus pada pengembangan destinasi, Kemenpar juga terus melakukan diversifikasi pasar pariwisata, termasuk memperluas jangkauan pasar wisata selam di Maratua, Kalimantan Timur, ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Sinergi antara Kemenpar dan BPI Danantara diharapkan dapat menjadi payung bagi kerja sama yang lebih luas, melibatkan BUMN serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News