Pencarian ASN Kota Bogor yang Hilang di Sungai Cisadane Masuki Hari Keempat

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban hilang di aliran Sungai Cisadane, Kota Bogor.
Sumber gambar: Bogorian.

Proses pencarian terhadap Bayu Zulkarnaen (36), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor, masih terus berlangsung hingga memasuki hari keempat. Bayu dilaporkan hilang di aliran Sungai Cisadane, kawasan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sejak Kamis (13/8/2026) malam.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan. Tim yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari BPBD, Satpol PP, TNI-Polri, Damkar, serta unsur masyarakat yang terus menyisir area di sekitar jembatan, lokasi di mana sepeda motor milik korban ditemukan.

Untuk mempercepat proses penemuan, Dedie Rachim telah memberikan instruksi khusus kepada tim di lapangan agar membersihkan tumpukan sampah dan sedimen di dasar sungai yang diduga menjadi titik awal korban terjatuh. "Ya, kita masih ikhtiarkan agar Saudara Bayu yang diduga hilang di aliran Sungai Cisadane area Pamoyanan ini bisa ditemukan segera, karena kita sudah masuk hari keempat," ujar Dedie Rachim.

Dedie menambahkan, "Dan hari ini saya minta kepada seluruh tim gabungan SAR, BPBD, Satpol PP, TNI-Polri, Damkar, unsur potensi masyarakat untuk mengambil langkah mengangkat sebagian sampah atau sedimen yang ada di sekitaran jembatan tempat diduga jatuhnya Saudara Bayu."

Kendala utama yang dihadapi oleh tim penyelam di lapangan adalah terbatasnya jarak pandang atau visibility di dalam air. Kondisi ini membuat proses pencarian di dasar sungai menjadi lebih menantang dibandingkan hari-hari sebelumnya. "Ya, yang pasti kendalanya itu kan visibility ya, jarak pandang. Meskipun sudah kita lakukan beberapa kali penyelaman, tetapi masalahnya ya tadi, visibility-nya atau visibilitasnya terbatas," jelasnya.

Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencarian semaksimal mungkin. Dedie Rachim juga menyampaikan pesan kepada keluarga korban agar tetap tabah dalam menghadapi situasi sulit ini. "Untuk keluarga, saya minta untuk bersabar. Ya, Pemerintah Kota Bogor dan seluruh elemen, termasuk SAR, TNI-Polri, terus berusaha semaksimal mungkin. Bahkan di hari pertama kita lakukan penyelamatan dan pencarian sampai dengan pukul 23.00 WIB," tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih bersiaga di lokasi kejadian untuk melanjutkan penyisiran sesuai dengan instruksi yang telah ditetapkan.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News