Layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota dan sebaliknya akhirnya kembali beroperasi normal pada Jumat (21/8/2026) malam. Aktivitas transportasi publik ini sempat terhenti akibat aksi tawuran antarwarga yang terjadi di sekitar jalur rel kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, pada Jumat sore.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyatakan bahwa operasional KRL lintas Bogor sudah bisa dilalui kembali mulai pukul 17.59 WIB. Sebelumnya, pihak KAI Commuter terpaksa menghentikan sementara perjalanan kereta di area tersebut demi memastikan keamanan jalur dan keselamatan seluruh penumpang. "Jalur Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota dan sebaliknya telah dapat dilewati kembali di jam 17.59," kata Leza saat dikonfirmasi.
Insiden tersebut berdampak pada tertahannya 14 perjalanan KRL. Meskipun layanan telah pulih, kepadatan penumpang masih terlihat menumpuk di Stasiun Manggarai hingga Jumat malam. Banyak peron dipenuhi calon penumpang yang hendak menuju Bogor maupun Jakarta Kota. Kondisi gerbong yang sangat penuh memaksa sebagian penumpang harus menunggu jadwal keberangkatan berikutnya.
Salah seorang penumpang, Meta (23), mengaku terpaksa menunggu kereta selanjutnya karena kondisi gerbong yang sudah tidak memungkinkan untuk dinaiki. "Iya nih nunggu kereta selanjutnya saja. Tadi masih penuh banget," ujar Meta. Ia menjelaskan bahwa gangguan operasional ini membuat waktu tempuh perjalanan pulangnya menjadi jauh lebih lama dari biasanya.
Lurah Bukit Duri, Muhammad Ngasri, menjelaskan bahwa tawuran tersebut dipicu oleh insiden kecelakaan kereta yang melibatkan seorang siswa kelas 6 SD pada Kamis (20/8/2026). Ketegangan antara dua pihak keluarga siswa tersebut kemudian meluas menjadi pertikaian antarwarga. Ngasri juga menambahkan adanya dugaan provokasi dari pihak luar yang memperkeruh situasi di wilayah tersebut.
Saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan sudah kondusif dan massa telah membubarkan diri. Pihak KAI Commuter terus mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu mengikuti arahan petugas di stasiun serta memantau informasi operasional terkini melalui media sosial resmi @commuterline atau aplikasi C-Access.