Brighton & Hove Albion bersiap menghadapi tantangan besar saat menjamu AS Roma dalam pertandingan persahabatan pramusim di Amex Stadium. Laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua kesebelasan untuk menguji kedalaman skuad, mematangkan skema taktis, dan membangun ritme permainan sebelum kompetisi liga domestik resmi bergulir. Pertemuan ini juga menjadi ajang nostalgia bagi kedua tim setelah sebelumnya sempat bersua dalam dua leg di ajang Liga Eropa pada tahun 2024, di mana Roma berhasil unggul agregat 4-1 berkat kemenangan telak di Stadio Olimpico.
Bagi Brighton, pertandingan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian persiapan intensif setelah menghabiskan waktu selama sepekan di Austria. Selama pemusatan latihan tersebut, skuad asuhan Fabian Hurzeler sempat mencatatkan kemenangan 4-3 dalam laga uji coba melawan Strasbourg. Hurzeler menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah membangun fondasi yang kokoh dan memperhatikan detail-detail kecil untuk meningkatkan performa keseluruhan pemain. Ia merasa puas dengan integrasi pemain baru serta kembalinya sejumlah pemain yang sebelumnya sempat menepi karena cedera. Beberapa pemain kunci seperti Lewis Dunk, Carlos Baleba, dan rekrutan baru Michael Svoboda serta Luke Vuskovic turut memantau perkembangan rekan-rekannya dari pinggir lapangan selama kamp latihan di Austria.
Menjelang laga kontra Roma, Hurzeler menekankan pentingnya konsistensi dan kerja keras. Keep working. I think that's the main bit. I was really pleased with the week, how they worked. Saturday was very, very intense, very warm. They suffered, but they suffered together, and I think that's very important, that they showed this resilience as a team. Hurzeler menambahkan bahwa timnya kini fokus untuk memanfaatkan setiap peluang guna melangkah ke tahap berikutnya dalam persiapan musim baru. Ia juga mencatat bahwa integrasi pemain baru dan kembalinya pemain yang sempat cedera memberikan dampak positif bagi kedalaman skuad The Seagulls.
Sementara itu, AS Roma yang kini berada di bawah arahan Gian Piero Gasperini datang ke Inggris dengan ambisi besar. Pertandingan ini menjadi ujian terakhir dalam rangkaian tur pramusim mereka di Britania Raya. Sebelumnya, Giallorossi telah melakoni beberapa laga, termasuk kekalahan 4-1 dari Cardiff City serta kemenangan dengan skor serupa saat berhadapan dengan Newport County. Gasperini menurunkan komposisi pemain yang kuat, menampilkan bintang-bintang seperti Paulo Dybala, Matias Soule, dan penyerang Donyell Malen sebagai ujung tombak serangan.
Bagi tim tamu, laga di Amex Stadium menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki lini pertahanan yang sempat terekspos dalam beberapa pertandingan pramusim terakhir. Roma berupaya keras mencatatkan nirbobol pertama mereka setelah serangkaian hasil yang cukup fluktuatif, termasuk saat bermain imbang 3-3 melawan Cannes. Pertahanan Roma sempat terlihat rentan di laga-laga sebelumnya akibat koordinasi lini tengah yang kurang maksimal, yang membuat mereka kebobolan cukup banyak gol dalam tur Inggris ini.
Dalam daftar susunan pemain, Brighton menurunkan Bart Verbruggen di posisi penjaga gawang, didukung oleh Wieffer, Simmonds, Boscagli, dan Kadioglu di lini pertahanan. Lini tengah dipercayakan kepada Ayari, Hinshelwood, dan Gross, sementara sektor depan diisi oleh Minteh, Georginio, serta Gomez. Di sisi lain, AS Roma menerapkan formasi 3-4-2-1 dengan Svilar di bawah mistar, serta trio bek Gianluca Mancini, Evan Ndicka, dan Mario Hermoso. Laga ini tidak hanya sekadar uji coba, tetapi menjadi panggung pembuktian bagi para pemain untuk mengamankan posisi utama di tim inti musim mendatang.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena kehadiran penyerang yang pernah membawa Roma ke Liga Champions. Di sisi lain, pertahanan Roma akan menghadapi ujian berat dari lini serang Brighton yang sedang dalam kondisi kepercayaan diri tinggi setelah hasil positif di Austria. Bagi kedua pelatih, hasil akhir pertandingan ini akan menjadi indikator penting mengenai kesiapan taktis tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Mengutip The Argus, “And then we have another great opportunity against Roma to make the next step.”
