KRL Bogor-Jakarta Kembali Normal Usai Insiden di Stasiun Tebet

Suasana operasional KRL Commuter Line setelah kembali normal pasca insiden di Stasiun Tebet.
Sumber gambar: Bogorian.

Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota telah kembali beroperasi normal setelah sempat mengalami gangguan operasional pada Kamis (20/8/2026) pagi. Gangguan tersebut dipicu oleh insiden seorang pria berinisial S (81) yang tertemper kereta di jalur sekitar Stasiun Tebet, Jakarta Selatan.

Insiden yang melibatkan KA 1183 ini berdampak signifikan terhadap mobilitas penumpang, khususnya bagi warga dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor yang hendak menuju Jakarta. Akibat kejadian tersebut, penumpukan penumpang dilaporkan terjadi di sejumlah titik, termasuk di Stasiun Depok Baru.

Manajemen KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami para pengguna jasa. Dalam pernyataan resminya, pihak KAI Commuter menyatakan, "Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor -Jakarta Kota sehubungan KA 1183 (Bogor-Jakarta Kota) di antara Stasiun Pasar Minggu-Manggarai tertemper orang ," tulis manajemen.

Selama proses evakuasi dan pemeriksaan rangkaian kereta di Stasiun Tebet, pihak KAI Commuter sempat memberlakukan sistem satu jalur secara bergantian untuk menjaga kelancaran operasional. "Hingga pukul 07.20 WIB KA 1183 (Bogor-Jakarta Kota) saat ini masih dalam penanganan petugas di Stasiun Tebet . Perjalanan Commuter Line di lokasi dapat menggunakan satu jalur secara bergantian," ujar KAI Commuter saat itu.

Untuk mengurai kepadatan penumpang yang terdampak, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) turut mengambil langkah cepat dengan menambah armada pada rute D11 Terminal Depok-Cawang Sentral dan 4B Stasiun UI-Manggarai. "Transjakarta bergerak cepat merespons kendala operasional Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota di lintas Pasar Minggu–Manggarai," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani.

Salah satu penumpang, Yasmin Zahra (45), yang berangkat dari Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengaku sempat tertahan cukup lama di Stasiun Depok Baru. "Kurang paham Mas kendalanya, cuma saya sudah sejaman nunggu," ungkapnya. Ia sempat memutuskan untuk beralih menggunakan layanan bus Transjakarta demi mencapai tempat kerja di Jakarta Utara. "Saya mau lanjut pakai TJ saja ini, yang penting sampai kantor," tambahnya.

Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan rangkaian selesai dilakukan oleh petugas, perjalanan KRL di lintas Bogor-Jakarta Kota kini telah kembali beroperasi normal. Pihak KAI Commuter terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan pelayanan kembali berjalan lancar bagi seluruh pengguna transportasi publik.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Iklan

News