Bogor akan segera memiliki destinasi ekowisata baru dengan hadirnya EIGER Nature yang dijadwalkan dibuka untuk publik pada September 2026. Destinasi ini merupakan transformasi dari proyek EIGER Adventure Land yang kini dikembangkan dengan visi lebih luas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Direktur EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, menjelaskan bahwa perubahan identitas ini dilakukan untuk mempertegas arah pengembangan kawasan wisata yang lebih fokus pada harmoni antara manusia dan alam. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.
"EIGER Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang EIGER untuk terus belajar dari alam, budaya, dan manusia. Perubahan ini bukan sekadar tentang nama, tetapi tentang komitmen kami untuk membangun ekowisata yang dapat menjadi berkat bagi pengunjung, alam, budaya, dan masyarakat," ujar Imanuel.
Pengembangan EIGER Nature menerapkan pendekatan 3E yang mencakup Ekologi, Etnologi, dan Ekonomi. Konsep tersebut kemudian diperluas menjadi kerangka 7E yang menambahkan aspek Edukasi, Estetika, Etika, dan Entertainment. Kerangka kerja ini menjadi landasan dalam merancang pengalaman pengunjung sekaligus memastikan aktivitas pariwisata berjalan beriringan dengan upaya konservasi.
Imanuel menambahkan bahwa pihaknya memandang pentingnya hubungan timbal balik antara pengunjung dan ekosistem di kawasan tersebut. "Bagi kami, ekowisata bukan sekadar membawa orang ke alam. Ekowisata harus mampu membangun hubungan yang lebih baik antara manusia, alam, budaya, dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan," ungkapnya.
Sebagai wujud nyata komitmen keberlanjutan, kawasan ini telah melakukan berbagai upaya pemulihan lahan secara intensif. Data menunjukkan telah dilakukan penanaman lebih dari 120.000 pohon serta 8 juta semak dan tanaman penutup tanah. Selain itu, pihak pengelola juga telah menyiapkan sistem pengelolaan sampah dan air yang terintegrasi serta melakukan pendataan keanekaragaman hayati di area tersebut.
Dari sisi dampak sosial dan ekonomi, proyek ini telah menyerap lebih dari 500 tenaga kerja, dengan mayoritas atau sekitar 300 orang di antaranya merupakan warga sekitar. Saat beroperasi penuh nanti, EIGER Nature diproyeksikan mampu membuka hingga 1.200 lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas.